• Korporasi - Modus Kejahatan - Penyelamatan Aset - White Collar

    Merampas dari Perampok: Keadilan Agraria dan Risiko Sekadar Ganti Tuan?

    Kasus Duta Palma dipakai untuk menyoroti pola kebun sawit ilegal di kawasan hutan dan kerugian negara yang sangat besar. Tulisan ini membaca persoalan itu melalui Pasal 33 UUD 1945, kejahatan korporasi, dan kejahatan negara-korporasi. Penertiban lahan oleh negara dinilai perlu untuk mengoreksi pembiaran lama, tetapi manfaatnya dinilai belum otomatis kembali kepada rakyat. Tulisan ini mempertanyakan dasar hukum, tata kelola, nasib buruh dan petani kecil, serta risiko bahwa pengambilalihan negara hanya menjadi pergantian penguasa atas tanah. Bayangkan sebuah kebun sawit seluas 37 ribu hektare. Ditanami, dipanen, dan dijual selama hampir dua dekade. Semuanya berlangsung tanpa satu pun izin pelepasan kawasan hutan…

  • Kepolisian - Korporasi - Modus Kejahatan - Pencegahan - White Collar

    Batubara, Amplop, dan “Pajak di Luar Sistem”: Membaca Korupsi Struktural dari Kacamata Kriminologi

    Tulisan ini menafsirkan korupsi di sektor batubara Indonesia sebagai masalah struktural, bukan sekadar pelanggaran individu. Praktik seperti under invoicing, transfer pricing, dan penyimpangan DMO dipandang tumbuh dari insentif yang salah, banyaknya titik rente, serta lemahnya integritas pengawas meski aturan dan sistem sudah berlapis. Dengan membandingkan pengalaman Indonesia, Korea Selatan, dan Cina, tulisan ini menekankan bahwa pembentukan lembaga baru saja tidak cukup. Yang dipertaruhkan adalah kepercayaan publik, penerimaan negara, dan ketahanan layanan seperti listrik, sehingga pembenahan harus berfokus pada aparat penegak hukum dan pengawasan yang benar-benar independen. Kalau ada satu komoditas yang paling sering jadi bintang tamu dalam drama korupsi Indonesia,…

  • Korporasi - Modus Kejahatan - Pencegahan - Penyelamatan Aset - Uncategorized - White Collar

    UU P2SK: Jebakan Pencucian Uang?

    Tulisan ini menyoroti Pasal 50A UU P2SK sebagai celah serius pencucian uang melalui obligasi Danantara. Penulis menilai skema ini memperdalam krisis kepercayaan investor, melemahkan institusi pengawas, memperbesar shadow economy, dan berisiko melanggar standar AML/CFT global, sambil mendesak pembatasan ketat, judicial review, dan pembatalan family office di Bali.

  • Korporasi - White Collar

    Membaca Kasus Telkom Indonesia dari Kacamata Kriminologi

    Proyek infrastruktur BTS 4G BAKTI Kominfo mengalami kerugian negara sebesar Rp 8,03 triliun akibat korupsi. Investigasi oleh SEC dan DOJ Amerika Serikat mengungkap bahwa Telkom Indonesia mencatat 140 transaksi fiktif senilai USD 324 juta. Perusahaan mengakui adanya kelemahan material dalam pengendalian internal dan pelaporan keuangan selama periode 2014 hingga 2021. Analisis kriminologi mengklasifikasikan kasus ini sebagai kejahatan kerah putih dan kejahatan korporasi-negara yang melibatkan aktor-aktor strategis. Kegagalan sistemik dalam pengawasan domestik memicu respons kepatuhan reaktif melalui restrukturisasi organisasi. Meskipun langkah perbaikan telah diambil, proses hukum internasional tetap berjalan untuk memastikan akuntabilitas perusahaan di pasar modal global. Bayangkan sebuah proyek ambisius:…

  • Regulasi & Layanan

    Membaca Sinyal di Balik Penguatan Rupiah dan IHSG

    Penguatan nilai tukar rupiah dan indeks saham baru-baru ini diduga merupakan hasil intervensi kebijakan daripada perbaikan fundamental ekonomi. Langkah stabilisasi melalui pembelian kembali saham dan intervensi pasar valas memberikan ketenangan sementara, namun indikator seperti kurva imbal hasil yang terbalik menunjukkan adanya distorsi pasar yang signifikan. Tantangan fiskal akibat proyek besar dan tekanan pada BUMN energi tetap membayangi keberlanjutan pemulihan ini. Tanpa reformasi struktural untuk mengatasi defisit dan inflasi, ketergantungan pada instrumen jangka pendek berisiko menguras cadangan devisa serta menghambat likuiditas sektor riil di masa depan. Penguatan rupiah dan rebound IHSG memang terlihat melegakan. Tapi apakah ini sinyal pemulihan sungguhan, atau…

  • Korporasi - Pencegahan - Regulasi & Layanan - White Collar

    Ketika Rumah Dibersihkan Orang Lain: Pelajaran dari Kasus Telkom di AS

    Kasus penyelidikan SEC dan DOJ terhadap Telkom Indonesia menunjukkan bagaimana dual listing membuka yurisdiksi asing atas dugaan manipulasi laporan keuangan 2016–2021 dan kaitannya dengan proyek BTS. Tulisan ini menyoroti perbedaan transparansi SEC dan OJK, risiko fraud piutang, serta pentingnya reformasi tata kelola dan penegakan hukum domestik yang konsisten.

  • Korporasi - Pencegahan - Regulasi & Layanan - White Collar

    Belajar dari Runtuhnya Yugoslavia: Cermin Kritis untuk Indonesia

    Artikel ini menelusuri runtuhnya Yugoslavia sebagai hasil gabungan fondasi konstitusional yang rapuh, krisis ekonomi, nasionalisme elit, dan kegagalan internasional. Dari perang Slovenia hingga Kosovo, tragedi ini menunjukkan bahwa struktur membuka peluang, sementara pilihan politik menentukan bencana. Bagi Indonesia, pelajarannya jelas: jaga keadilan ekonomi, kredibilitas hukum, dan kepercayaan publik sebelum kerapuhan berubah menjadi perpecahan.

  • Regulasi & Layanan - Uncategorized

    Glasnost, Perestroika, dan Runtuhnya Uni Soviet

    Refleksi ini menelaah runtuhnya Uni Soviet pada 1991 sebagai akibat pelapukan struktural yang dipercepat reformasi Gorbachev. Glasnost meruntuhkan legitimasi, Perestroika memicu kekacauan ekonomi, dan nasionalisme republik memperlemah pusat. Dengan data historis dan teori sistem, tulisan ini menyoroti bagaimana reformasi yang salah urutan dapat menghancurkan sistem yang sudah rapuh.