Bagian pertama trilogi ini membedah rencana pemerintah memusatkan ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy lewat BUMN mulai 2026. Di satu sisi, kebijakan ini menjanjikan kontrol devisa, efisiensi, dan daya tawar lebih kuat. Di sisi lain, rekam jejak korupsi BUMN, lemahnya pengawasan, dan risiko monopoli menimbulkan ancaman besar bagi tata kelola SDA.
-
-
Pemerintah Indonesia merencanakan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara untuk komoditas strategis guna mengamankan devisa dan mencegah manipulasi pajak. Langkah ini bertujuan memperkuat kedaulatan ekonomi dengan memastikan seluruh pendapatan ekspor masuk ke sistem keuangan domestik serta menutup celah pelaporan nilai ekspor yang tidak akurat. Kebijakan ini memicu kekhawatiran dari lembaga pemeringkat internasional dan pelaku industri terkait potensi distorsi pasar serta ketidakpastian regulasi. Kurangnya detail teknis dan transparansi mengenai status hukum pengelola kebijakan dianggap berisiko mengganggu iklim investasi, hubungan dagang internasional, serta stabilitas peringkat kredit nasional di pasar global. Sebuah Ambisi Besar di Tengah Panggung Global Ada sebuah pernyataan klasik…