Korupsi adalah momok yang menghambat kemajuan bangsa, mengikis kepercayaan publik, dan memperlebar jurang ketimpangan. Di banyak negara, upaya memberantasnya sering kali terbentur berbagai rintangan. Namun, kisah Georgia menawarkan secercah harapan. Dari sebuah negara yang pernah dianggap sebagai salah satu yang paling korup di dunia pasca-Soviet, Georgia berhasil bangkit dan menjadi contoh reformasi anti-korupsi yang revolusioner. Bagaimana sebuah negara kecil di Kaukasus mampu melakukan transformasi sedemikian rupa? Apa saja kunci keberhasilan mereka, dan yang paling penting, bisakah pelajaran berharga ini diterapkan di Indonesia? Georgia: Dari Sarang Korupsi Menuju Model Reformasi Pada awal tahun 2000-an, Georgia menghadapi krisis korupsi yang masif dan…
-
-
Korupsi adalah kanker yang menggerogoti setiap sendi kehidupan bernegara, mulai dari integritas pemerintahan hingga kesejahteraan masyarakat. Di berbagai belahan dunia, upaya pemberantasan korupsi terus digalakkan dengan beragam pendekatan. Salah satu yang paling fenomenal dan banyak dibahas adalah strategi antikorupsi Tiongkok di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, yang dikenal dengan metafora “memburu harimau dan lalat”. Strategi ini secara ambisius menargetkan koruptor dari semua tingkatan, mulai dari pejabat tinggi (harimau) hingga pegawai rendahan (lalat). Lantas, apa sebenarnya strategi ini dan bagaimana relevansinya jika diterapkan, atau setidaknya diadaptasi, dalam konteks Indonesia? “Harimau dan Lalat”: Membedah Strategi Antikorupsi Tiongkok Frasa “memburu harimau dan lalat”…
-
Anatomi Korupsi Indonesia: Menguak State-Corporate Crime di Era Post-Modern Korupsi di Indonesia seringkali dipahami sebagai masalah moral individu atau kejahatan transaksional sederhana. Namun, jika diamati lebih dalam, pola-pola korupsi di tanah air, terutama yang berskala besar, menunjukkan karakteristik yang kompleks dan sistemik, jauh melampaui sekadar suap atau gratifikasi. Fenomena ini semakin relevan untuk dianalisis melalui lensa ‘state-corporate crime’, sebuah konsep yang mengklasifikasikan kejahatan yang terjadi sebagai hasil dari kolaborasi atau interseksi antara lembaga negara dan korporasi swasta. Dalam konteks era post-modern, di mana batas antara sektor publik dan swasta semakin kabur dan kekuatan ekonomi memegang peranan krusial, korupsi semacam ini…