Kiprah kepolisian sebagai penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat senantiasa berada di bawah sorotan tajam. Peranannya yang krusial dalam menjaga stabilitas dan penegakan hukum menjadikannya institusi yang harus beroperasi dengan integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik yang tinggi. Namun, di tengah dinamika sosial dan politik yang kian kompleks, model kepemimpinan dalam institusi kepolisian menjadi penentu utama keberhasilan atau kegagalan. Dua kutub kepemimpinan yang kerap diperdebatkan adalah kepemimpinan demagogi dan kepemimpinan pedagogi. Mana yang lebih relevan untuk mewujudkan model pemolisian yang efektif, apalagi jika diselaraskan dengan Moral Pancasila? Artikel ini akan menelisik secara mendalam perbandingan antara kepemimpinan demagogi dan pedagogi dalam konteks kepolisian,…
-
-
Di tengah hiruk pikuk kehidupan bernegara, etika publik adalah kompas yang menuntun arah setiap kebijakan dan tindakan pejabat publik. Ia menjadi landasan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. Namun, bagaimana jika kompas itu bergeser, bahkan seolah diabaikan? Sebuah isu yang belakangan mencuat ke permukaan adalah fenomena rangkap jabatan oleh pejabat tinggi dan sebagai komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ini bukan sekadar isu administratif, melainkan gumpalan masalah etika yang mengikis fondasi kepercayaan, khususnya ketika masyarakat sedang berjuang dalam situasi ekonomi yang tidak mudah. Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Putusan Nomor 80 Tahun 2019 telah dengan tegas melarang rangkap jabatan bagi…